You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembongkaran Lapak PKL di Pluit Ricuh
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pembongkaran Lapak PKL di Pluit Ricuh

Pembongkaran puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas saluran air Jl Pluit Permai dan Jl Taman Pluit Permai, Pluit, Penjaringan diwarnai kericuhan. Sebab, saat akan ditertibkan, sejumlah orang coba menghalang-halangi petugas Satpol PP yang akan melakukan pembongkaran. Alhasil, aksi saling dorong dan adu mulut tak terhindarkan dalam penertiban kali ini.

Tidak mungkin kita berlaku serampangan tanpa memberikan solusi. Pihak Pluit Village sudah sepakat memberikan tempat berjualan bagi para PKL

Awalnya, jalannya pembongkaran yang dilakukan 300 personel Satpol PP dibantu TNI/Polri sejak pukul 10.00 berlangsung kondusif. Namun, saat petugas hendak membongkar lapak PKL di Jl Taman Pluit Permai, tiba-tiba saja sejumlah massa yang menggunakan atribut salah satu partai politik (parpol) coba menghalang-halangi petugas. Beruntung, aksi saling dorong dan adu mulut antara petugas dan massa bisa segera dilerai.

Camat Penjaringan, Yani Wahyu Purwoko mengatakan, penertiban sebetulnya sudah direncanakan sejak eks lokasi JU 34 tersebut tak lagi diperpanjang pada 2010. Baru, setelah ada lokasi untuk relokasi pedagang, pihaknya melakukan penertiban.

Pendemo Ricuh dengan Awak Media di Depan JIS

"Tidak mungkin kita berlaku serampangan tanpa memberikan solusi. Pihak Pluit Village sudah sepakat memberikan tempat berjualan bagi para PKL," ujar Yani, Senin (2/3).

Sebelum melakukan penertban, dikatakan Yani, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan berencana memindahkan pedagang ke Pluit Village, Rabu (4/3) mendatang. Bahkan, sambung Yani, pihak Sudin KUMKMP Jakarta Utara juga akan memberikan gerobak bagi PKL.

"Setelah kios permanennya siap tentu mereka bisa langsung menempati. Untuk hari ini, makanan yang sudah terlanjur dimasak PKL akan dibeli untuk kita makan bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7982 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6795 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1778 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1546 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1464 personFakhrizal Fakhri